GUNUNG PAPANDAYAN


papandayanGunung Papandayan adalah gunung api yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Gunung ini tepatnya berada di Kecamatan Cisurupan, sekitar 70 km tenggara Kota Bandung. Menurut jenisnya, gunung papandayan termasuk dalam tipe gunung stratovolcano. Tahun 2002 silam gunung ini mel etus dan merubah empat kawah yang ada sebelumnya menjadi satu kawah yang sangat besar. Nah, hari ini kita akan mengulik apa saja yang berhubungan dengan gunung papandayan. Semoga bermanfaat.

 

LOKASI GUNUNG PAPANDAYAN

Seperti yang disebutkan sebelumnya, gunung papandayan terletak di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Lebih tepatnya gunung legendaris di kalangan pendaki ini terletak di Desa Sirna Jaya dan Desa Keramat Wangi.

Jika dari jakarta, kamu bisa naik bus yang ke arah Garut. Sesampai di terminal Guntur Garut, kamu bisa naik angkot ke gerbang wisata Gunung Papandayang di Kecamatan CIsurupan. Kamu juga bisa naik kereta dengan turun di stasiun kereta terdekat, stasiun leles.

Pilihan kedua, kamu bisa mengunjungi Gunung Papandayan dari Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Gunung ini memang bisa diakses dari kedua Kabupaten ini.

Oh iya, kenapa disebut gerbang wisata gunung papandayan? Karena yang bisa kamu lakukan di sini tidak hanya mendaki atau hiking. Luas keseluruhan objek wisata gunung papandayang mencapai 7.132 hektar. Di sana kamu tentu bisa hiking, memanjakan diri dengan kegiatan fotografi, trekking, camping dan lainnya.

 

PUNCAK GUNUNG PAPANDAYAN

Puncak gunung papandayan merupakan puncak dari dinding tebing di samping kawah papandayan. Dinding tebing ini sudah terlihat sejak mulai pendakian di Camp David, salah satu pos dalam pendakian gunung papandayan. Dari puncak ini kamu bisa melihat kawah papandayan,pondok saladah yang berada di balik bukit dan Tegal Alun.

Puncak tebing ini sebenarnya bukan puncak dari gunung papandayan. Puncak tertingginya sebenarnya adalah puncak gunung Malang. Namun puncak ini tertutup vegetasii yang cukup lebat. Walaupun bukan puncaknya, spot ini selalu dianggap sebagai puncak dan dijadikan tempat istimewa oleh para pendaki.

 

PENDAKIAN GUNUNG PAPANDAYAN

Secara umum pendakian gunung papandayang dapat dibagi menjadi beberapa step. Di sini akan dibahas setiap stepnya agar memberikan gambaran kepada kamu yang ingin mendaki.

 

MENUJU GARUT

Untuk ke gunung papandayan, kamu tentunya harus ke Garut terlebih dulu. Pastikan kamu sudah sampai di terminal Guntur. Dari terminal, naik angkot ke arah Cisurupan. Dulu kamu masih bisa langsung menyewa pick up untuk ke Cisurupan. Namun saat ini sudah tidak bisa karena ada kebijakan antar supir angkot.

 

SESAMPAI DI CISURUPAN

Begitu sampai di Cisurupan, sewa angkot untuk menuju area pertama sebelum pendakian. Bisanya para pendaki menyewa mobil pick yang sudah menjadi langganan. Untuk kamu yang baru pertama kali mendaki gunung papandayan, sebaiknya mencari nomor kontak senior yang punya akses ke pemilik pick up ini.

 

CAMP DAVID

Camp David adalah spot awal sebelum para pendaki memulai pendakian gunung papandayan. Camp David juga biasa dikenal dengan pos 1. Dari Cisurupan menuju Camp David bisanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit karena jalannya cukup bagus. Para pendaki biasanya berkumpul di sini dengan kelompoknya masing-masing sebelum mulai mendaki.

 

KAWAH PAPANDAYAN

Dari Camp David, kamu akan melewati kawah papandayan. Sebaiknya kamu menggunakan masker karena baunya sangat menyengat. Di sini para pendaki biasanya menikmati suasana kawah sambil berfoto-foto.

 

PONDOK SALADA

Begitu tiba di ujung kawah, kamu akan menemukan trek yang menurun dan dilanjutkan dengan menyebrangi aliran sungai. Dari sana jalan menjadi menanjak hingga sampai di Lawang Angin. Perjalanan masih terus berlanjut hingga pertigaan Geberhut, kamu harus melapor ke petugas begitu sampai di sini. Sekita 20 menit dari Geberhut, kamu akan sampai di pondok saladah. Biasanya para pendaki mendirikan tenda di pondok salada ini.

 

HUTAN MATI PAPANDAYAN

Hutan mati sejatinya adalah kawasan pepohonan yang sudah mati dan menghitam. Hutan ini disebut hutang mati karena terkena letusan di tahun 2002. Tanah di daerah ini juga berwarna putih dan mengandung belerang. Meskipun begitu, hutan mati sangat difavoritkan oleh para pendaki.

 

TEGAL ALUN

Tegal alun disebut juga dengan padanga edelweis. Sebutan itu karena di tempat ini kamu bisa menikmati pemandangan berupa bunga edelweis yang sangat banyak dan indah. Para pendaki yang belum mengerti akan memetik dan membawa turun bunga abadi ini. Namun pendaki sejati hanya datang dan menikmati sang edelweis, tidak untuk dibawa pulang.

 

TURUN DENGAN JALUR YANG SAMA

Setelah dari Tegal Alun, umunya agenda pendakian sudah selesai. Selanjutnya para pendaki tinggal turun dengan jalur yang sama ketika mendaki.

Itu saja beberapa yang yang perlu kamu ketahui tentang Gunung Papandayan. Mudah-mudahan bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s